Kamis, 12 Januari 2017

First Time at Japan


Source: google


Halo teman-teman semua. Selamat datang di blog gue. Gimana liburan tahun baru kalian? Pasti menyenangkan ya. mengenai tentang liburan, liburan pergi ke Jepang sangat menari. Gue akan menceritakan pengalaman gue di Jepang khususnya daerah kanazawa, Jepang.

Gue adalah mahasiswa sastra Jepang Binus University yang mulai masuk pada tahun 2011. Waktu pertama kali masuk, gue mendapatkan informasi bahwa di sastra Jepang ini, kita akan mendapat kesempatan pergi ke Jepang untuk mencari pengalaman dan belajar disana bersama orang-orang asli Jepang. Sebelum mendapat kesempatan itu, gue belajar tata bahasa serta belajar menulis Bahasa Jepang. 

Selama tiga tahun belajar, gue mendapatkan info dari sensei untuk pergi ke Wakayama selama setahun. namun gue berfikir untuk tidak ikut dulu karena:

1. Waktu itu belum ada dana yang cukup
2. Masih ragu-ragu, karena ada hal-hal yang mengganjal dikepala, contohnya soal makanan, ibadah, dan hal-hal yang lainnya.
3. Masih kepikiran gimana nasib disana untuk kedepannya.

Untuk informasi, pergi ke Jepang itu tidak dibiayain oleh pihak Binus, mahasiswa sendiri yang bayar, namun tetap dibantu oleh pihak kampus tersebut. Satu-satunya cara supaya bisa pergi ke Jepang secara gratis, yaitu mengikuti program monbukagakusho 「文部科学書」. Program ini merupakan beasiswa yang ditawarkan oleh Kementrian pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, Ilmu pengetahuan dan Teknologi Jepang. Namun, karena nilai matakuliah gue tidak terlalu bagus, gue dengan terpaksa tidak mengikuti program ini.

Pada tahun 2013 bulan November, gue secara kebetulan mendapatkan informasi dari Ketua Jurusan gue yang mengajar matakuliah etos kerja. Waktu itu program tersebut adalah program baru dari Binus yang bekerja sama dengan Kanazawa, meskipun program ini cuman selama sebulan, gue tetap senang dan ingin mendaftar segera bersama teman-teman gue berjumlah enam orang. Ketika gue tanya ke orang tua mengenai program ini, orang tua pun mengizinkan gue untuk pergi ke Kanazawa.

Di bulan Febuari tahun 2014 semester genap di hari sabtu, akhirnya impian gue sejak dahulu terwujud juga, yaitu pergi ke Jepang. Meskipun waktu itu gue jatuh sakit, namun tidak mengurangi rasa semangat gue untuk pergi ke negri sakura tersebut. Gue bersama teman-teman naik pesawat Korean airlines. sebelum pergi ke Kanazawa 「金沢」, kami ber enam transit dahulu ke Seoul, Korea. Perjalanan dari Jakarta ke Seoul memakan waktu hampir delapan jam. Waktu itu kami berangkat pada pukul sebelas malam waktu Jakarta. Tiba pada pukul enam pagi waktu seoul, Korea. perbedaan waktu antara Jakarta dan Korea yaitu sekitar dua jam.



Ini adalah foto dimana gue dan teman-teman gue baru saja Tiba di Bandara Incheon International Airport. 

Pada saat di Korea, suhu disana mencapai dua derajad celsius. Sangat dingin bukan??!.

Setelah sekitar satu jam, barulah kami berangkat ke negeri sakura, Kanazawa. Perjalanan dari seoul ke Kanazawa hanya satu jam saja.


source: google map

Jarak antara Seoul dengan Kazazawa tidak terlalu jauh, karena itulah hanya satu jam saja jarak tempuhnya

Ini adalah peta Kanazawa


Setelah satu jam, tiba lah kami di Bandara Internasional Komatsu. 


Ini adalah bandara Komatsu, ketika itu gue langsung ketemu robot dinausaurus di pojok Bandara. 

Setelah itu gue bersama teman-teman gue langsung pergi ke stasiun Kanazawa dengan menggunakan Bis.waktu itu sekitar 400 yen, setara dengan Rp 40.000 


Sekitar satu jam lamanya dari komatsu airport, akhirnya tiba juga di stasiun kanazawa. Stasiun ini lumayan luas dan megah.
Pada saat itu sudah ada yang menjemput kami di stasiun kanazawa, yaitu bapak Yamato, beliau lah yang memantau dan mengontrol kami di kanazawa jika ada apa-apa. Setelah kami bertemu bapak Yamato, kami langsung diajak ke gedung IFIE, tempat dimana kami belajar bahasa Jepang. 

Setelah itu kami dipertemukan dengan house family kami masing-masing. Gue dengan house family yang bernama Nomura Miki. setelah itu gue langsung diajak ke rumahnya. 

Demikian lah cerita gue pertama kali ke Jepang, serta hari pertama berada di Jepang. ketika itu, gue masih tidak menyangka sudah berada di Jepang. Waktu itu suhu sekitar sepuluh derajad celcius. 

Sampai jumpa di postingan gue berikutnya ya!!!

5 komentar:

  1. Perjalanan yang sangat mengesankan..
    Jadi pengen pergi kesana..

    BalasHapus
  2. ayo bagikan cerita pas di kanazawanya dong...

    BalasHapus
  3. Wuihii manztab suhu ivan kun, di seoul nunggu brp jam van? G kliling2 sjenak??

    BalasHapus