Sabtu, 21 Januari 2017

Kenrokuen Garden



Semangat pagi semuanya!

Seminggu lamanya gue gak ngepost blog ini. Sudah gak sabar ya membaca blog gue yang berikutnya (ngarep) hehe.  Bagi yang ujian hari ini tetap semangat ya. Semoga nilai kalian semua bagus. Amin.

Kali ini gue akan membahas tentang tempat wisata di Kenrokuen Garden. Apa saja ya? check it out!


Kenrokuen ini berlokasi di kota Kanazawa, prefektur Ishikawa. Taman ini merupakan salah satu dari tiga taman terindah di Jepang.  Didalam nya terdapat berbagai hal-hal yang menarik, seperti halnya melihat sakura, air mancur, kolam besar, rumah untuk meminum ocha, dan yang lainnya. Berikut ini gue akan satu persatu yang ada didalamnya.


1. MELIHAT SAKURA

 Pada saat musim semi tiba, orang-orang akan berbondong-bondong untuk pergi ke taman ini hanya untuk melihat sakura. Biasanya orang-orang yang datang akan mengajak sanak familinya, teman-teman, bahkan mengajak pasangannya.

Pada saat gue pergi ke sana, sudah beribu-ribu orang yang memadati tempat tersebut. Mereka ingin melihat indah nya sakura yang baru bermekaran. Selain orang-orang Jepang, ada juga orang-orang asing disana yang meliha sakura. Waktu itu gue bersama dengan Miki dan suaminya. Kami pergi melihat-lihat dan berfoto bersama di tempat tersebut. and than view nya benar-benar indah.


Pada saat itu, banyak sekali orang-orang yang ingin melihat sakura, Bahkan ada yang naik kendaraan pribadinya. saking banyakya orang yang naik kendaraan pribadi, jalanan pun menjadi macet. Ini pertama kali nya gue melihat jalanan Jepang yang disesaki oleh banyaknya kendaraan..



Gue bersama home stay gue, Miki Nomura.



Serta suaminya, Yoshihiro Nomura.


2. LENTERA KOTOJITORO





Lentera ini sangat unuik di Jepang. Biasanya lentera yang kita temukan sehari-hari memiliki satu kaki saja. Di kenrokuen ini memiliki dua kaki..Lentera ini terletak di kolam yang sangat luas bernama kasumigaike. Lentera kotoikoro ini dibangun pada tahun 1800 dan menjadi harta bersejarah peninggalan Maeda, yang membangun kenrukuen Garden ini.

3. KOLAM KASUMGAIKE 


Kolam ini merupakan kolam yang sangat luas di Kenrokuen. Disekelilingnya banyak pepohonan serta pohon-pohon sakura yang memperindah kolam ini.







Didekat kolam ini ada jalan setapak untuk mempermudah kita melihat pemandangan yangg indah disekitar kolam.


4. TEMPAT KHUSUS UPACARA MINUM  TEH



Tempat ini merupakan tempat untuk minum ocha. Waktu itu gue diajarkan caranya meminum ocha dengan benar.





Sebelum meminum ocha (teh warna hijau super pahit), kita harus memakan makanan manis ini, agar tidak terasa pahitnya.



5. KANAZAWA CASTLE







Benteng ini berlokasi di dekat kenrokuen. Dibangun pada tahun 1583. Halaman nya sangat luas. Serta disekelilingnya ada kolam serta pohon-pohon sakura. 


Gimana guys? bagus bukan tempat-tempatnya? sekian dulu ya. sampai jumpa di postingan berikutnya. bye-bye!!

Minggu, 15 Januari 2017

Kanazawa Station - Part 2




Postingan ini adalah lanjutan dari Kanazawa Station part 1. Semangat pagi semuanya.

Gue akan menjelaskan keadaan Kanazawa Station. Apa saja yang ada disana? Mari simak penjelasan gue berikut ini. selamat membaca!!


1. HOKURIKU SHINKANSEN

Shinkansen atau kereta api super cepat ini merupakan alat transportasi di jepang untuk pergi keluar kota. Di stasiun kanazawa pertama kali diresmikan pada tahun 2015 bulan Januari. Dengan adanya Shinkansen, orang-oang akan lebih mudah pergi keluar kota. Terutama pergi ke Tokyo, hanya memakan waktu sekitar dua setengah jam. Dibanding dengan menggunakan bis yang memakan waktu delapan jam. Ini akan sangat menguntungkan bagi orang-orang Jepang yang patuh dengan ketepatan waktu. Lokasi shinkansen ada di lantai dua stasiun Kanazawa.



Setelah di pintu masuk sebelah barat, ada disebelah kiri pintu masuk untuk masuk ke shinkansen.





Shinkansen harganya tiketnya hampir sama dengan pesawat. sekitar 20,000 yen (Rp. 2jt ). Waktu itu, gue bersama teman-teman gue mendapat ksempatan untuk melihat shinkansen yang baru diresmikan. Yang membayar tiket untuk melihat-lihat adalah bapak Yamato. Thank you pak Yamato!. Sayangnya tidak bisa masuk kedalam. Seandainya dapat masuk sekaligus bisa pergi ke Tokyo, pasti menyenangkan.


2. EVENT DI KANAZAWA STATION

Gue masih ingat ada event atau acara di dalam stasiun kanazawa nya. Seperti ibu-ibu atau mbak-mbak yang memakai kimono. Waktu itu gue bersama Nomura's familly. Berikut foto-fotonya.













3. YAKUBAN SHOPPING MALL

Mall ini tepat di sebelah stasiun Kanazawa. Dari eskalator untuk naik kereta, kita jalan kaki ke kiri sekitar 200 meter.


source: google


Pintu Mall stasiun Kanazawa




source: google
Didalam Mall 


Di lantai 4 ada foodcourt dan tentunya bioskop. Pada saat itu gue membeli baju dan pulen di book store untuk oleh-oleh.

3.  TOKO DIDALAM KANAZAWA STATION

Selain disamping stasiun ada mall, didalam stasiun pun ada tempat beraneka jualan, seperti komik, mainan, dan lain-lain. Harganya sama seperti membeli barang di bandara, agak mahal. 

Sampai disini dulu pertemuan kita kali ini. Next gue bikin blog apa lagi tunggu saja ya. and then don't forget follow and comment my blog guys. see you.



Kanazawa Station - Part 1

source: google

Halo guys, selamat pagi semuaa. gue berharap keadaan kalian semua baik-baik saja ya.

Oke, sesuai janji gue pada postingan sebelumnya, gue akan menceritakan keadaan di Kanazawa Station 「金沢駅」.


1. PENJELASAN KANAZAWA

Kanazawa Station merupakan stasiun utama yang ada di kota Kanazawa, Menurut gue, stasiun ini merupakan stasiun yang indah. Karena atap dari stasiun ini terbuat dari kaca yang ditopang dengan besi-besi nan indah. Pada majalah wisata "Travel & Leisure" terbitan yang berasal dari Amerika Serikat membahas tentang 14 stasiun terindah, terutama stasiun Kanazawa ini. keren bukan?. Di depan Stasiun terdapat taman yang dilengkapi dengan tanaman-tanaman serta bangku taman, jika ingin santai-santai di taman tersebut.




Kanazawa stasiun memiliki gerbang Tsudzumi yang menarik perhatian dunia karena desainnya dirancang berdasarkan bentuk kayu gendang Tsuzumi. gerbang stasiun yang berwarna merah tersebut menambah keindahan stasiun tersebut. Coba perhatikan dengan seksama, susunan dari struktur bangunan gerbang ini tersusun rapi dan unik bukan? 



source: google

Terlebih lagi pada saat malam hari. Keindahan gerbangnya lebih baik dari pada di siang hari. Silahkan melihat-lihat pemandangan ini. Didekat stasiun itu juga ada sturbuck coffie


2. TEMPAT NAIK KERETA





Pada saat di Jepang, kanazawa station adalah tempat dimana gue selalu berangkat dari rumah homestay ke tempat belajar gue IFIE. Untuk informasi saja kepada kalian sebagai pembaca blog ini, tempat keberangkatan kereta ini terletak di bawah stasiun Kanazawa. Disana ada tangga dan eskalator untuk turun kebawah. Lift pun ada disana jika malas naik eskalator.



Setelah turun dari eskalator, tempat menunggu keberangkatan kereta ada di sebelah kiri, seperti pada gambar.





 Foto diatas adalah peta pemberhentian dari stasiun ke stasiun berikutnya. Berawal dari stasiun Kanazawa, hingga ke tempat home stay gue, Kagastume. Waktu itu gue hanya diberitahu bahwa ketika ada rekaman informasi yang mengatakan "kagatsume! kagastume!", itu berarti kita sudah saatnya turun dari kereta. Itulah yang diberitahukan oleh Miki, home stay gue.


3. CARA MEMBELI TIKET KERETA




Untuk membeli tiket kereta di stasiun kanazawa, ada jidoukenbaiki atau mesin penjual karcis otomatis. Caranya sangat mudah.

1. Masukkan koin (misal 300 yen) kedalam mesin tersebut. jumlah uangnya tertulis di mesinnya.
2. Pilih tombol stasiun yang ingin dikunjungi,
3. Setelah di pilih, tiketnya akan keluar.
4. mengantri lah ditempat yang ada pada gambar dibawah ini: 


Tempat ini adalah tempat mengantri untuk naik kereta. di depan pintu masuk ada petugasnya berjumlah dua orang. untuk memeriksa karcis.

Sekian dulu penjelasan gue kali ini. Terimakasih sudah membaca blog gue!! jangan lupa comment dan follow blog gue ya. 

Jumat, 13 Januari 2017

The Home Stay

Semangat pagi semuanya...

Semoga kalian sehat-sehat semuanya ya bersama dengan keluarga kalian masing-masing. Berikut ini gue akan berbagi cerita tentang home stay gue ketika di Kanazawa, Jepang.

Pada saat di Jepang, gue tinggal di home stay yang sudah ditentukan. Beliau adalah Nomura Miki yang selama sebulan telah membantu gue berbagai macam hal, seperti memberitahu cara naik kereta dari Kanazawa ke rumah, memberi makan sehari-hari, merawat gue waktu sakit, dan banyak lagi.

Awalnya gue sangat gugup untuk berkomunikasi dengan mereka, dikarenakan kemahiran bahasa gue pada saat itu masih kurang. Namun kenyataannya berbalik 180 derajat. Ketika berkomunikasi dengan mereka, gue sangat paham apa yang mereka maksud. Pada saat itu lah gue sangat pede dan enjoy berada di Jepang.

Ini gue tampilkan foto-foto gue bersama mereka.


gue bersama mbak Nomura Miki




bersama dengan Nomura Yoshihiro (suami Nomura Miki) dan dua anaknya, Kouki  (kanan) dan Kaito (kiri)




kamar gue pada saat di Kanazawa, Jepang



Makan bersama

Makanan di foto ini terdiri dari soup, ikan dan nasi. Soupnya hangat, cocok banget untuk musim dingin waktu itu. Setiap hari kami berkumpul di meja makan pada saat sarapan pagi dan makan malam saja. Untuk makan siang, gue membeli makanan di minimarket (Konbini) karena sedang berada di gedung IFIE (sekolah). Makanan yang gue beli seperti roti atau nasi cepat saji (pokoknya yang halal).


Nah, ini adalah hal yang paling gue ditunggu-tunggu di Jepang, Ketika bangun pagi, gue sangat terkejut sekaligus senang, karena gue bisa melihat salju dari jendela kamar gue. it's awasome, guys! ini pertama kali gue melihat salju langsung.





Saljunya sangat tebal.ya Sayang sekali, gue tidak sempat memegang saljunya secara langsung. karena setiap hari gue buru-buru pergi ke Sekolah IFIE.




Nah, gimana guys? asyik kan melihat foto-fotonya?

Oke guys, sampai disini dulu ya. Untuk kalian yang mungkin kurang percaya diri berbahasa Jepang, jangan khawatir, pasti bisa kok. Kalau nanti kalian pergi ke Jepang, otomatis kemahiran bahasa kalian akan meningkat, minimal lebih pede.

Blog berikutnya gue ingin bercerita tentang stasiun Kanazawa

Kamis, 12 Januari 2017

First Time at Japan


Source: google


Halo teman-teman semua. Selamat datang di blog gue. Gimana liburan tahun baru kalian? Pasti menyenangkan ya. mengenai tentang liburan, liburan pergi ke Jepang sangat menari. Gue akan menceritakan pengalaman gue di Jepang khususnya daerah kanazawa, Jepang.

Gue adalah mahasiswa sastra Jepang Binus University yang mulai masuk pada tahun 2011. Waktu pertama kali masuk, gue mendapatkan informasi bahwa di sastra Jepang ini, kita akan mendapat kesempatan pergi ke Jepang untuk mencari pengalaman dan belajar disana bersama orang-orang asli Jepang. Sebelum mendapat kesempatan itu, gue belajar tata bahasa serta belajar menulis Bahasa Jepang. 

Selama tiga tahun belajar, gue mendapatkan info dari sensei untuk pergi ke Wakayama selama setahun. namun gue berfikir untuk tidak ikut dulu karena:

1. Waktu itu belum ada dana yang cukup
2. Masih ragu-ragu, karena ada hal-hal yang mengganjal dikepala, contohnya soal makanan, ibadah, dan hal-hal yang lainnya.
3. Masih kepikiran gimana nasib disana untuk kedepannya.

Untuk informasi, pergi ke Jepang itu tidak dibiayain oleh pihak Binus, mahasiswa sendiri yang bayar, namun tetap dibantu oleh pihak kampus tersebut. Satu-satunya cara supaya bisa pergi ke Jepang secara gratis, yaitu mengikuti program monbukagakusho 「文部科学書」. Program ini merupakan beasiswa yang ditawarkan oleh Kementrian pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, Ilmu pengetahuan dan Teknologi Jepang. Namun, karena nilai matakuliah gue tidak terlalu bagus, gue dengan terpaksa tidak mengikuti program ini.

Pada tahun 2013 bulan November, gue secara kebetulan mendapatkan informasi dari Ketua Jurusan gue yang mengajar matakuliah etos kerja. Waktu itu program tersebut adalah program baru dari Binus yang bekerja sama dengan Kanazawa, meskipun program ini cuman selama sebulan, gue tetap senang dan ingin mendaftar segera bersama teman-teman gue berjumlah enam orang. Ketika gue tanya ke orang tua mengenai program ini, orang tua pun mengizinkan gue untuk pergi ke Kanazawa.

Di bulan Febuari tahun 2014 semester genap di hari sabtu, akhirnya impian gue sejak dahulu terwujud juga, yaitu pergi ke Jepang. Meskipun waktu itu gue jatuh sakit, namun tidak mengurangi rasa semangat gue untuk pergi ke negri sakura tersebut. Gue bersama teman-teman naik pesawat Korean airlines. sebelum pergi ke Kanazawa 「金沢」, kami ber enam transit dahulu ke Seoul, Korea. Perjalanan dari Jakarta ke Seoul memakan waktu hampir delapan jam. Waktu itu kami berangkat pada pukul sebelas malam waktu Jakarta. Tiba pada pukul enam pagi waktu seoul, Korea. perbedaan waktu antara Jakarta dan Korea yaitu sekitar dua jam.



Ini adalah foto dimana gue dan teman-teman gue baru saja Tiba di Bandara Incheon International Airport. 

Pada saat di Korea, suhu disana mencapai dua derajad celsius. Sangat dingin bukan??!.

Setelah sekitar satu jam, barulah kami berangkat ke negeri sakura, Kanazawa. Perjalanan dari seoul ke Kanazawa hanya satu jam saja.


source: google map

Jarak antara Seoul dengan Kazazawa tidak terlalu jauh, karena itulah hanya satu jam saja jarak tempuhnya

Ini adalah peta Kanazawa


Setelah satu jam, tiba lah kami di Bandara Internasional Komatsu. 


Ini adalah bandara Komatsu, ketika itu gue langsung ketemu robot dinausaurus di pojok Bandara. 

Setelah itu gue bersama teman-teman gue langsung pergi ke stasiun Kanazawa dengan menggunakan Bis.waktu itu sekitar 400 yen, setara dengan Rp 40.000 


Sekitar satu jam lamanya dari komatsu airport, akhirnya tiba juga di stasiun kanazawa. Stasiun ini lumayan luas dan megah.
Pada saat itu sudah ada yang menjemput kami di stasiun kanazawa, yaitu bapak Yamato, beliau lah yang memantau dan mengontrol kami di kanazawa jika ada apa-apa. Setelah kami bertemu bapak Yamato, kami langsung diajak ke gedung IFIE, tempat dimana kami belajar bahasa Jepang. 

Setelah itu kami dipertemukan dengan house family kami masing-masing. Gue dengan house family yang bernama Nomura Miki. setelah itu gue langsung diajak ke rumahnya. 

Demikian lah cerita gue pertama kali ke Jepang, serta hari pertama berada di Jepang. ketika itu, gue masih tidak menyangka sudah berada di Jepang. Waktu itu suhu sekitar sepuluh derajad celcius. 

Sampai jumpa di postingan gue berikutnya ya!!!